<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Merah Putih Bersatu &#187; merah putih bersatu</title>
	<atom:link href="http://budipraptono.wordpress.com/tag/merah-putih-bersatu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://budipraptono.wordpress.com</link>
	<description>Menuju Indonesia Menjadi Mercusuar Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Dec 2009 07:07:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='budipraptono.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/3ac43a03ba90685289b55a9217ca2f9f?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Merah Putih Bersatu &#187; merah putih bersatu</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://budipraptono.wordpress.com/osd.xml" title="Merah Putih Bersatu" />
		<item>
		<title>Budi Praptono: Kaum Muda Harus Mempunyai Nilai-nilai baru dalam berpikir dan berpendapat (Mampu Merevolusi jiwa)</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/2008/09/22/budi-praptono-kaum-muda-harus-mempunyai-nilai-nilai-baru-dalam-berpikir-dan-berpendapat-mampu-merevolusi-jiwa/</link>
		<comments>http://budipraptono.wordpress.com/2008/09/22/budi-praptono-kaum-muda-harus-mempunyai-nilai-nilai-baru-dalam-berpikir-dan-berpendapat-mampu-merevolusi-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 08:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budipraptono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[budi praptono]]></category>
		<category><![CDATA[dede mariana]]></category>
		<category><![CDATA[merah putih bersatu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Bandung- Trend dari partai-partai politik yang mengusung agama sebagai landasan geraknya, bisa dikatakan hanya sebuah kegenitan, begitu juga dengan paham sosialis, yang terjadi malah pendikotomian antara agama dengan sosialis, padahal dalam agama itu sendiri sosialis, adalah sebuah nilai dalam perbuatan bagi orang yang beragama.
Hal tersebut diungkapkan Budi Praptono aktivis Anggota Musyawarah FAB yang juga Ketua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budipraptono.wordpress.com&blog=4495415&post=98&subd=budipraptono&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Bandung</strong>- Trend dari partai-partai politik yang mengusung agama sebagai landasan geraknya, bisa dikatakan hanya sebuah kegenitan, begitu juga dengan paham sosialis, yang terjadi malah pendikotomian antara agama dengan sosialis, padahal dalam agama itu sendiri sosialis, adalah sebuah nilai dalam perbuatan bagi orang yang beragama.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan <strong>Budi Praptono</strong> aktivis Anggota Musyawarah FAB yang juga Ketua FKSM Merah Putih Bersatu, dalam Diskusi Prospek Kepemimpinan Kaum Muda Dalam Pemilu 2009, yang digelar Forum Aktivis Bandung (FAB), Minggu (21/9/08) bertempat di Sekretariat FAB Jalan Batik Kumeli No. 3 Bandung. Hadir dalam kesempatan tersebut nara sumber Faisal Basri (Ekonom UI) <strong>Dede Mariana</strong> ( Pengamat Politik Unpad), Radhar Tri Baskoro (Ketua FAB), dipandu oleh Moderator <strong>Eko A Nugroho </strong>(Kepala Divisi Pengembangan Kepemimpinan FAB). Nampak hadir juga Puluhan aktivis dari <strong>FAB</strong>, <strong>Merah Putih Bersatu</strong>, P<strong>ergerakan Kaum Muda Indonesia (PKMI) </strong>Jakarta, dan <span id="more-98"></span>perwakilan aktivis dari 26 Kabupaten/kota se Jawa Barat.</p>
<p>“Sekarang ini orang kelihatan trend beragama itu kesannya mengarah kepada kegenitan tidak mengarah kepada peningkatan ruh, spiritual. Kalau kita merasa bergama tapi tidak sosialis sebenarnya diragukan keberagamaannya.Sosialisme itu inti pokok dari ajaran agama” Kata Budi,</p>
<p>Menyinggung tentang kampanye kepemimpinan kaum muda, menurut Budi Praptono, kaum muda itu, bukan hanya melihat pada kondisi fisik, tetapi juga mempunyai nilai-nilai yang baru dalam berpikir dan berpendapat.</p>
<p>“Kaum muda bukan hanya fisiknya saja, tapi memiliki semangat mencari jati diri, semangat kebebasan, kemerdekaan jiwa didalam berekspresi” Ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu <strong>Dede Mariana</strong> (Pengamat Politik, Dosen Fisip Unpad) mengungkapkan perlu adanya persiapan dalam diri kaum muda agar tidak terjadi distorsi orientasi politik ketika mereka masuk kedalam sistem politik itu sendiri, agar tujuan luhur dan murni tidak hilang</p>
<p>Menurutnya, prospek politik kaum muda tahun 2009, tidak bisa terlepas dari dikotomi fisik, realitasnya, saat ini kaum muda bangsa kita lebih konservatif dalam pola pikir dan lebih rakus dalam melakukan penumpukkan kekayaan demi kepentingan pribadi.</p>
<p>“Dalam ideologi kepartaiain pun, salah satu partai yang berlandaskan agama dan mengaaku partainya sebagai center dari kaum muda bergerak, tidak bisa mendefinisikan gerak mereka, apakah agama yang mereka anut secara organisasi lebih diarahkan sebagai ideologi ataukah sebatas syariah” Jelas Dede.</p>
<p>Menurut Dede, partai-partai di Indonesia mengalami disorientasi ideologi, yang mana mereka sendiri di internalnya masih gamang untuk menetukan pilihan ideologi yang akan menjadi platform geraknya dan mereka masih berlandaskan ideologi-ideologi lama yang dimatikan oleh pola pikir mereka sendiri dengan berkelakuan anti terhadap masukan dan saran</p>
<p>“Birokrasi kita juga kurang berani membicarakan kondisi real yang ada dimasyarakat dalam sebuah ruang-ruang pertemuan dalam pembahasan atau penggodokan sebuah policy” Ungkapnya.</p>
<p>(Ndrajat/Omas)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budipraptono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budipraptono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budipraptono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budipraptono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budipraptono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budipraptono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budipraptono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budipraptono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budipraptono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budipraptono.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budipraptono.wordpress.com&blog=4495415&post=98&subd=budipraptono&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budipraptono.wordpress.com/2008/09/22/budi-praptono-kaum-muda-harus-mempunyai-nilai-nilai-baru-dalam-berpikir-dan-berpendapat-mampu-merevolusi-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4175bdb4126c98fbe613a28d608577ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budipraptono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Faisal Basri : Kaum Muda Punya Implementasi Pasal 33 UUD 45</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/2008/09/22/faisal-basri-kaum-muda-punya-implementasi-pasal-33-uud-45/</link>
		<comments>http://budipraptono.wordpress.com/2008/09/22/faisal-basri-kaum-muda-punya-implementasi-pasal-33-uud-45/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 05:13:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budipraptono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[budi praptono]]></category>
		<category><![CDATA[dede mariana]]></category>
		<category><![CDATA[faisal basri]]></category>
		<category><![CDATA[kaum muda]]></category>
		<category><![CDATA[merah putih bersatu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[ 
Bandung- Kaum muda yang duduk menjadi pemimpin, diharapkan bisa mengantarkan  bangsa Indonesia menuju perubahan yang terarah, real dan kongkrit. Kaum muda bukan hanya bertindak sebagai pengantar, tetapi juga dapat menunjukkan cara untuk melakukan perubahan, yang dimulai dengan memberikan figur yang layak dijadikan panutan bagi bangsa ini, dengan melakukan perubahan pada diri pribadi.
Demikian dikatakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budipraptono.wordpress.com&blog=4495415&post=93&subd=budipraptono&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"><strong>Bandung- </strong>Kaum muda yang duduk menjadi pemimpin, diharapkan bisa mengantarkan <span> </span>bangsa Indonesia menuju<span> </span>perubahan yang terarah, real dan kongkrit. Kaum muda bukan hanya bertindak sebagai pengantar, tetapi juga dapat menunjukkan cara untuk melakukan perubahan, yang dimulai dengan memberikan figur yang layak dijadikan panutan bagi bangsa ini, dengan melakukan perubahan pada diri pribadi<strong>.</strong></span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Demikian<span> </span>dikatakan <strong>Faisal Basri</strong> (Pengamat Ekonomi,Dosen FE Universitas Indonesia) dalam Diskusi <strong>Prospek<span> </span>Kepemimpinan Kaum Muda Dalam Pemilu 2009</strong>, yang digelar<span> </span><strong>Forum Aktivis Bandung (FAB</strong>), Minggu (21/9/08) bertempat di Sekretariat FAB Jalan Batik Kumeli No. 3 Bandung. <span> </span></span><span style="font-family:&quot;">Hadir dalam kesempatan tersebut </span><span style="font-family:&quot;">nara</span><span style="font-family:&quot;"> sumber lainnya <strong>Dede Mariana</strong> ( Pengamat Politik Unpad), <strong>Radhar Tri Baskoro (Ketua FAB)</strong>, dipandu oleh<span> </span>Moderator <strong><span style="font-family:&quot;">Eko A Nugroho </span></strong>(Kepala Divisi Pengembangan Kepemimpinan FAB). Nampak hadir juga Puluhan aktivis dari FAB, Forum Komunikasi Sosial Masyarakat (FKSM) Merah Putih Bersatu, Pergerakan Kaum Muda Indonesia <strong>(PKMI)</strong> Jakarta dan </span><span id="more-93"></span><span style="font-family:&quot;">perwakilan aktivis dari 26 Kabupaten/kota se Jawa Barat.</span></p>
<p><span style="font-family:&quot;">Dalam pemaparannya, Faisal Basri <span> </span>mengatakan bahwa</span><span style="font-family:&quot;"> kaum muda dapat melakukan perubahan dengan desain kendaraannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>“Kaum muda harus mampu<span> </span>untuk meyakinkan masyarakatnya<span> </span>bisa mencapai tujuan dengan kendaraan yang dia desain” Kata Faisal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Menurut Faisal bangsa Indonesia dalam melakukan kompromi tidak pernah didasarkan kepada kepentingan-kepentingan untuk jangka panjang, persentase terbanyak hanya untuk kepentingan jangka pendek dan politisi-politisi<span> </span>bangsa ini tidak pernah menjadi <em>guide</em> atau mengantarkan masyarakatnya kepada tujuan yang real dan konkrit. Politisi seharusnya mengantarkan rakyatnya ketujuan, berupa kemakmuran rakyat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">“Sampai sekarang tidak ada satupun Capres, satu partai pun, yang<span> </span>menawarkan bagaiamana mengimpelematasikan Pasal 33 (UUD 45-red), bumi, air dan kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara<span> </span>dan digunakan untuk sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Tidak ada satu Capres pun,tidak ada satu partai pun, saya yakin kaum muda punya, Insya Allah saya punya, bukan kaya(makmur-red) satu dua orang. Ini perlu didorong perlu dirumuskan” Jelasnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Menyinggung figur yang layak memimpin, Faisal Basri mengatakan figur kepemimpinan yang diharapkan, mempunyai konteks sosiologis, dimana masyarakat sekitar telah menjadi bagian dari dirinya, begitu juga sebaliknya dirinya juga menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">“Pemimpin yang bisa<span> </span>diterima masyarakatnya adalah pemimpin yang punya konteks sosiologis, punya konteks dalam masyarakatnya,<span> </span>yang masyarakatnya merasa bagaian dari dirinya dan dirinya merasa bagian dari masyarakatnya” Katanya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Hanya saja, menurut Faisal perubahan-perubahan yang terjadi pada keadaan disekitar kita, tidak didukung oleh kemauan dari pola pikir individu-individu yang diharapkan menjadi motor penggerak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">“Coba anda bayangkan kalau perubahan sedemikian drastis,deras itu, pemimpin-pemimpinya sudah nggak mau berubah. Ini membuat suatu bangsa itu mengalami kemunduran relatif , karena pemimpinnya tidak mau hidup memahami negerinya didalam konteks yang sudah berubah total” <span> </span>Ungkapnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">“Oleh karena itu peroalannya bukan hanya tua atau muda tapi pemikiran-pemikiran yang mampu mengatsi keadaan jamannya. Ada semacam<span> </span>anti klimaks<span> </span>justru ditengah-tengah perubahan” Jelasnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Ketua FAB, <strong>Radhar Tri Baskoro</strong> dalam pengantarnya mengatakan bahwa perubahan bangsa saat ini, yang harus dilakukan adalah mengganti pondasi bangunan bangsa ini dengan generasi muda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">“Kepemimpinan muda selalu hadir dimasa-masa darurat dan hal ini ada korelasinya dengan kehadiran teman-teman pada diskusi hari ini, dimana kondisi real dari bangsa ini pasca reformasi 1998, memperlihatkan adanya keadaan darurat yang menggambarkan bahwa gerakan reformasi 1998 yang melakukan perubahan secara struktural menunjukkan kegagalan dan oleh karena itu perubahan yang harus dilakukan adalah mengganti pondasi bangunan bangsa ini dengan generasi muda” Kata Radhar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">“Diharapkan kehadiran dari kepemimpinan dari kaum muda, bisa memberikan sebuah angin segar dan mengangakat nama baik dan harum bangsa ini kembali. Kita berharap apa yang kita (FAB-red) lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat, yang paling penting kita dapat meregenerasi kepemimpinan di Indonesia.” Jelas Radhar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Menurut Radhar, Implementasinya adalah bagaimana memilih Presiden yang baik, bagaimana memilih kepala daerah yang baik, legislatif yang baik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Diakhir sesi tanya jawab, Faisal Basri mengingatkan 3 hal penting yang harus dicermati, <em>Pertama, </em></span></strong><span style="font-family:&quot;">kesolidan kaum muda saat ini lebih terlihat diluar jalur politik, hanya saja potensi-potensi<span> </span>kesolidan kaum muda yang bergerak diluar jalur politik, tidak bisa terakomodir diruang-ruang politik, ini dikarenakan parpol masih menggunakan mekanisme lama, yang melihat pada basis massa dan basis finansial dari calon-calon yang akan mereka dudukkan dalam struktur legislatif dan eksekutif<strong></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">Kedua,</span></em></strong><span style="font-family:&quot;"> yang terjadi partai malah mengakomodir selebritis dan preman kedalam mesin-mesin politik mereka, hanya demi mengejar popularitas dari partai dan merengkuh suara dari basis massa yang dimiliki oleh preman-preman politik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">Ketiga</span></em></strong><em><span style="font-family:&quot;">,</span></em><span style="font-family:&quot;"> perlu dipikirkan dan dicarikan jalan bagaimana organ-organ kemasyarakatan ini bisa berswadaya dan berswakarsa dalam melakukan gerak-gerak perubahan yang menjadi fokus gerak mereka, sehingga tidak lagi menjadi objek dari partai dalam meraih dukungan suara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">(www.forumaktivisbandung.com)</span></em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budipraptono.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budipraptono.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budipraptono.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budipraptono.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budipraptono.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budipraptono.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budipraptono.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budipraptono.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budipraptono.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budipraptono.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budipraptono.wordpress.com&blog=4495415&post=93&subd=budipraptono&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budipraptono.wordpress.com/2008/09/22/faisal-basri-kaum-muda-punya-implementasi-pasal-33-uud-45/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4175bdb4126c98fbe613a28d608577ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budipraptono</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>