<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Budi Praptono</title>
	<atom:link href="http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://budipraptono.wordpress.com</link>
	<description>Menuju Indonesia Menjadi Mercusuar Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2009 01:57:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: budi praptono</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-147</link>
		<dc:creator>budi praptono</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 01:57:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-147</guid>
		<description>Tuhan sesuai prasangka hamba!
Bung Karno pernah mengatakan berikan sepuluh pemuda, kita akan bisa merubah dunia, tentunya bukan pemuda karena biologisnya saja, tetapi pemuda yang punya mimpi besar tentang masa depan Indonesia yang akan menjadi pusat peradaban dunia, bukan pemuda yang bisanya hanya membebek bangsa lain, yang  cengeng diterpa badai, tetapi pemuda bak batu karang di samudra yang tetap tegar diterpa ombak kehidupan!

Kita bukan orang besar, tetapi berjiwa besar, punya mimpi besar!

Tuhan selalu bersama kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tuhan sesuai prasangka hamba!<br />
Bung Karno pernah mengatakan berikan sepuluh pemuda, kita akan bisa merubah dunia, tentunya bukan pemuda karena biologisnya saja, tetapi pemuda yang punya mimpi besar tentang masa depan Indonesia yang akan menjadi pusat peradaban dunia, bukan pemuda yang bisanya hanya membebek bangsa lain, yang  cengeng diterpa badai, tetapi pemuda bak batu karang di samudra yang tetap tegar diterpa ombak kehidupan!</p>
<p>Kita bukan orang besar, tetapi berjiwa besar, punya mimpi besar!</p>
<p>Tuhan selalu bersama kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tamba p sirait</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-146</link>
		<dc:creator>tamba p sirait</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:31:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-146</guid>
		<description>semangat....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semangat&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tamba p sirait</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-145</link>
		<dc:creator>tamba p sirait</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:29:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-145</guid>
		<description>semangat untuk perubahan indonesia menuju indonesia yang semakin merah putih....merdeka..lanjutan revolusi dalam diri setiap diri kita sebagai warga indonesia...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semangat untuk perubahan indonesia menuju indonesia yang semakin merah putih&#8230;.merdeka..lanjutan revolusi dalam diri setiap diri kita sebagai warga indonesia&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: atas_nama_ALLAH</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-142</link>
		<dc:creator>atas_nama_ALLAH</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 17:50:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-142</guid>
		<description>pak budi..sampaikanlah kepada siapa saja..yang penting uneg2 saya tersampaiakan...alhamdulillah terselesaikan..amin

bagaimana ne pak masalah bangsa ko bertubi-tubi terus..
saya bosan...sekarang masalah ambalat!!gimana ne..pemerintah ko nggak tegas!!capek liatnya..
ko ga ada wibawa sama sekali..TKI,TKW disiksa..kasus manohara saja karena dibantu kedubes Amerika,,macam mana ne...budaya kita diusik terus,,ada penjajahan terselubung ko ya santai saja to pemerintah ne...
saya ga habis pikir,,sungguh biadab satu negara serumpun itu..sama2 hampir seagama mayoritasnya, orang timur juga (harusnya pny etika),,sama2 Asia,,harusnya saling mendukung keberhasilan satu sama lain..
Menurut saya :
1. Pemerintah tu harus tegas pak..kalo memang harus perang ya perang..sekali kali di bikin takut gmn caranya..penduduk kita ini kan lebih banyak dari mereka..jihad dong!!
2. Malaysia memang selalu punya udang di balik rempeyek..
maunya ada aja..selalu gitu...ga tulus..pasti ada yang mau dirampas..macam orang mana malay ne..
Pdahal...menjajah itu dosa besar loh..karena merampas hak orang lain..apalagi pakai memaksa,fitnah,siasat terus,,picik...segeralah bantu saya pak menyampaikan ini
..
musti apa langkahnya...ambalat jangan sampai lepas!!please...kesejahteraan TNI yang menjaga dinaikkan apa gmn?yang penting aman negara ini!!kerjasama yang katanya antara Indo MAlay mending dibubarin (patroli bersama untuk ambalat itu lo pak)..soalnya ya emang kayana cuma basa-basi(kata seorang sumber juga di malang: M. Najib Salim Barack Atamimi)...tetap kita di kuntit..penjajah kan gitu dulu pak..logikanya...bermain api dalam air..haha..kasus David di singapore juga gmn pak???tu anak kan aset bangsa awalnya kalo dijaga betul...makasi..saya sangat marah....tolong bantu saya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak budi..sampaikanlah kepada siapa saja..yang penting uneg2 saya tersampaiakan&#8230;alhamdulillah terselesaikan..amin</p>
<p>bagaimana ne pak masalah bangsa ko bertubi-tubi terus..<br />
saya bosan&#8230;sekarang masalah ambalat!!gimana ne..pemerintah ko nggak tegas!!capek liatnya..<br />
ko ga ada wibawa sama sekali..TKI,TKW disiksa..kasus manohara saja karena dibantu kedubes Amerika,,macam mana ne&#8230;budaya kita diusik terus,,ada penjajahan terselubung ko ya santai saja to pemerintah ne&#8230;<br />
saya ga habis pikir,,sungguh biadab satu negara serumpun itu..sama2 hampir seagama mayoritasnya, orang timur juga (harusnya pny etika),,sama2 Asia,,harusnya saling mendukung keberhasilan satu sama lain..<br />
Menurut saya :<br />
1. Pemerintah tu harus tegas pak..kalo memang harus perang ya perang..sekali kali di bikin takut gmn caranya..penduduk kita ini kan lebih banyak dari mereka..jihad dong!!<br />
2. Malaysia memang selalu punya udang di balik rempeyek..<br />
maunya ada aja..selalu gitu&#8230;ga tulus..pasti ada yang mau dirampas..macam orang mana malay ne..<br />
Pdahal&#8230;menjajah itu dosa besar loh..karena merampas hak orang lain..apalagi pakai memaksa,fitnah,siasat terus,,picik&#8230;segeralah bantu saya pak menyampaikan ini<br />
..<br />
musti apa langkahnya&#8230;ambalat jangan sampai lepas!!please&#8230;kesejahteraan TNI yang menjaga dinaikkan apa gmn?yang penting aman negara ini!!kerjasama yang katanya antara Indo MAlay mending dibubarin (patroli bersama untuk ambalat itu lo pak)..soalnya ya emang kayana cuma basa-basi(kata seorang sumber juga di malang: M. Najib Salim Barack Atamimi)&#8230;tetap kita di kuntit..penjajah kan gitu dulu pak..logikanya&#8230;bermain api dalam air..haha..kasus David di singapore juga gmn pak???tu anak kan aset bangsa awalnya kalo dijaga betul&#8230;makasi..saya sangat marah&#8230;.tolong bantu saya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: 111050140</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-121</link>
		<dc:creator>111050140</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 05:06:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-121</guid>
		<description>Salam Pak Budi
Seandainya saja di Indonesia banyak orang yang memiliki pandangan hidup seperti bapak, munkin negara kita bisa lebih maju lagi. 
Saya rasa bangsa ini kurang memiliki etika dan disiplin yang kuat. Mari kita bersama² bangkit dan bangun bangsa kita ini!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Pak Budi<br />
Seandainya saja di Indonesia banyak orang yang memiliki pandangan hidup seperti bapak, munkin negara kita bisa lebih maju lagi.<br />
Saya rasa bangsa ini kurang memiliki etika dan disiplin yang kuat. Mari kita bersama² bangkit dan bangun bangsa kita ini!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dida Tuhu Putranto (111070186)</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-81</link>
		<dc:creator>Dida Tuhu Putranto (111070186)</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 23:45:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-81</guid>
		<description>Awalnya saya bingung ketika masuk pertama kuliah inov, ini inov atau kewarganegaraan??kok yang dibahas adalah masalah negara,politik,keagamaan,dll. Tapi setelah beberapa kali mengikuti kulaih bapak, saya menyadari hal ini adalah sebagai cerminan keadaan yang terjadi sekarang. Dan hal itu bisa dijadikan pelecut semangat kita untuk menciptakan suatu perubahan untuk bangsa Indonesia melalui inovasi-inovasi yang akan kita ciptakan. Dan semoga hal tersebut akan terwujud..Amin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Awalnya saya bingung ketika masuk pertama kuliah inov, ini inov atau kewarganegaraan??kok yang dibahas adalah masalah negara,politik,keagamaan,dll. Tapi setelah beberapa kali mengikuti kulaih bapak, saya menyadari hal ini adalah sebagai cerminan keadaan yang terjadi sekarang. Dan hal itu bisa dijadikan pelecut semangat kita untuk menciptakan suatu perubahan untuk bangsa Indonesia melalui inovasi-inovasi yang akan kita ciptakan. Dan semoga hal tersebut akan terwujud..Amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hari s n</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-71</link>
		<dc:creator>hari s n</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 07:34:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-71</guid>
		<description>maaf yg diatas slh comment</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf yg diatas slh comment</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hari s n</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-69</link>
		<dc:creator>hari s n</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 07:31:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-69</guid>
		<description>Untuk membentuk manusia yang memiliki &quot;jiwa merdeka&quot; tidaklah mudah,
mungkin akan dibutuhkan waktu yg lama utk mencapainya tergantung dari pribadi masing-masing, ada orang yg memerlukan waktu seumur hidupnya baru ia tahu dan mengenal Tuhannya. 
Menurut saya yang harus segera dipupuk saat ini adalah rasa nasionalisme yang semakin lama semakin hilang dari priadi setiap warga negara Indonesia. Masing-masing orang hanya mementingkan kepentingannya masing-masing, sehingga banyak terjadi berbagai maacam kemunduran di Negeri ini. 
Rasa nasionalisme inilah yang akan mempersatukan bangsa dan mengembalikan semangat untuk memajukan bangsa sesuai dengan keinginan para pelopor dan pendiri bangsa ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk membentuk manusia yang memiliki &#8220;jiwa merdeka&#8221; tidaklah mudah,<br />
mungkin akan dibutuhkan waktu yg lama utk mencapainya tergantung dari pribadi masing-masing, ada orang yg memerlukan waktu seumur hidupnya baru ia tahu dan mengenal Tuhannya.<br />
Menurut saya yang harus segera dipupuk saat ini adalah rasa nasionalisme yang semakin lama semakin hilang dari priadi setiap warga negara Indonesia. Masing-masing orang hanya mementingkan kepentingannya masing-masing, sehingga banyak terjadi berbagai maacam kemunduran di Negeri ini.<br />
Rasa nasionalisme inilah yang akan mempersatukan bangsa dan mengembalikan semangat untuk memajukan bangsa sesuai dengan keinginan para pelopor dan pendiri bangsa ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ferdly S. (111060289)</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-59</link>
		<dc:creator>Ferdly S. (111060289)</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 11:22:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-59</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Wr. Wb.

Pada awal saya mendapat pelajaran Inovasi dan Kewirausahaan dari beliau, saya merasa,,, ini pelajaran inov atau agama? Kok yang dibahas Tuhan Tuhan melulu, bahkan tidak ada satu perkataan pun yang menjurus ke mata kuliah. Hingga saya sendiri merasa jenuh akan mata kuliah ini. Selain itu, kuliah pun dibubuhi oleh opini-opini nasionalis yang terus terang, susah untuk saya mengerti (mungkin karena jiwa nasionalisme saya masih kurang &gt;.&lt;).

Anyway,,, beberapa pertemuan terakhir ini, pada saat beliau mulai menjurus ke materi kuliah, saya mulai menyadari arti sesungguhnya dari cara mengajar beliau. Bahwa kesuksesan tanpa keimanan itu tidak ada harganya di mata Tuhan. Bahwa kesuksesan kita tersebut kelak akan dipertanggungjawabkan di yaumil akhir. Karena itu, saya sangat bersyukur telah mendapatkan guru seperti beliau.

Namun, untuk masalah opini-opini beliau saya masih kurang setuju jika beliau sendiri tidak turun ke lapangan. Apalah artinya kita berceramah kenegaraan jika kita tidak memberikan kontribusi kepada negara itu sendiri. Apalah artinya seorang khatib jika ia tidak melakukan apa yang diperintahkan oleh Dzat yang telah menciptakannya. Maaf jika ada yang kurang berkenan.

Wassalamu&#039;alaikum Wr. Wb.
Salam Reformasi, hehe....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p>Pada awal saya mendapat pelajaran Inovasi dan Kewirausahaan dari beliau, saya merasa,,, ini pelajaran inov atau agama? Kok yang dibahas Tuhan Tuhan melulu, bahkan tidak ada satu perkataan pun yang menjurus ke mata kuliah. Hingga saya sendiri merasa jenuh akan mata kuliah ini. Selain itu, kuliah pun dibubuhi oleh opini-opini nasionalis yang terus terang, susah untuk saya mengerti (mungkin karena jiwa nasionalisme saya masih kurang &gt;.&lt;).</p>
<p>Anyway,,, beberapa pertemuan terakhir ini, pada saat beliau mulai menjurus ke materi kuliah, saya mulai menyadari arti sesungguhnya dari cara mengajar beliau. Bahwa kesuksesan tanpa keimanan itu tidak ada harganya di mata Tuhan. Bahwa kesuksesan kita tersebut kelak akan dipertanggungjawabkan di yaumil akhir. Karena itu, saya sangat bersyukur telah mendapatkan guru seperti beliau.</p>
<p>Namun, untuk masalah opini-opini beliau saya masih kurang setuju jika beliau sendiri tidak turun ke lapangan. Apalah artinya kita berceramah kenegaraan jika kita tidak memberikan kontribusi kepada negara itu sendiri. Apalah artinya seorang khatib jika ia tidak melakukan apa yang diperintahkan oleh Dzat yang telah menciptakannya. Maaf jika ada yang kurang berkenan.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.<br />
Salam Reformasi, hehe&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zutep</title>
		<link>http://budipraptono.wordpress.com/budi-praptono/#comment-46</link>
		<dc:creator>Zutep</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 06:31:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://budipraptono.wordpress.com/?page_id=4#comment-46</guid>
		<description>Salam PakBudi, saya sangat salut pada perjuangan Bapak mewujudkan Indonesia bersatu dan lebih baik. Sambil menunggu waktu siklus sejarah berulang kembali, kita akan tetap berdiri di tempat yang benar hanya karena hati nurani kita. Asa itu masih ada walau tak banyak. Adanya pemicu dari orang seperti Bapak akan menjaga nyala itu tetap ada. Saya akan bantu walau tak banyak. Salah satunya sebagai wujud terimakasih karena bapak telah menyelamatkan saya.

Salam dari saya
Stephanus Hari C.N.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam PakBudi, saya sangat salut pada perjuangan Bapak mewujudkan Indonesia bersatu dan lebih baik. Sambil menunggu waktu siklus sejarah berulang kembali, kita akan tetap berdiri di tempat yang benar hanya karena hati nurani kita. Asa itu masih ada walau tak banyak. Adanya pemicu dari orang seperti Bapak akan menjaga nyala itu tetap ada. Saya akan bantu walau tak banyak. Salah satunya sebagai wujud terimakasih karena bapak telah menyelamatkan saya.</p>
<p>Salam dari saya<br />
Stephanus Hari C.N.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
