Pendahuluan:
Runtuhnya Orde Baru lewat reformasi jilid satu pada tahun 1998 belum merupakan jawaban ‘Revolusi Belum Selesai’ karena pasca reformasi bangsa ini tidak segera berubah ke arah yang lebih baik. Para pemimpin bangsa yang mengemban amanat reformasi masih terlena dengan kebiasaan buruk yang menggerogoti cita-cita bangsa yaitu korupsi, kolusi dan nepotisme. Akankah lahir reformasi jilid kedua? Kalau reformasi jilid kedua lahir, maka seyogiyanya reformasi tersebut sekaligus menjadi jawaban ‘Revolusi Belum Selesai’ yakni reformasi bukan hanya pada tataran bentuk atau syariat tetapi harus lebih mendasar yakni pada tataran hakiki “seperti semangat pada syair lagu kebangsaan Indonesia Raya, bangunlah jiwanya dahulu, baru bangunlah badannya”, sehingga sekarang ini reformasi telah kehilangan nuansa arah, yang terasa sekedar hanya asal beda, terkesan tergopoh-gopoh, sehingga rakyat merasa kebingungan, mudah-mudahan belum sampai pada tahap frustasi atau apatis.
Kehadiran organisasi para Aktivis , dalam menggerakan program pendidikan politik dan kebangsaan, salah satu diantaranya berupa konvensi dan kampanye kepemimpinan kaum muda membuka harapan baru masyarakat Indonesia,untuk menuju perubahan yang lebih baik. Program-program yang disusun para aktivis telah sangat luar biasa, hanya sebagus apapun program yang dijalankan tanpa kemandirian dan kekuatan ruh “patriotisme” insan –insan para aktivis, sangat sulit berdampak pada perubahan, atau yang terjadi para aktivis malah menjadi bagian dari “beban masyarakat”. Ini adalah tantangan atau realita yang harus dihadapi kita semua .
Mengutip Orasi Radhar Tri Baskoro : Fajar baru telah menyingsing untuk perubahan jaman. Jaman baru membutuhkan pemimpin baru, jaman baru bukan jaman yang indah. Ini adalah jaman yang penuh dengan tantangan dan masalah-masalah sangat berat, suatu jalan dengan batu –batu besar yang menghadang di muka, lubang-lubang dalam yang harus ditimbun, gunung penghalang yang harus didaki.
Ini adalah jaman yang sangat berat. Adalah anak-anak muda yang ulet, yang sedia untuk kerja keras, mau berkorban, yang dapat membimbing bangsa kita keluar dari kekerasan hidup seperti itu.
Hanya pengorbanan dari putra putrti terbaik bangsa ini yang akan membuat bangsa kita tegak berdiri ditengah bangsa-bangsa di dunia! Disinilah perlunya niali-nilai perjuangan, nilai -nilia Patriotisme, kerja keras seluruh kaum muda Indonesia.
Sasaran Program :
Yang menjadi prioritas adalah pemurnian roh perjuangan, sehingga yang akan ditularkan ke pihak lain adalah roh /jiwa perjuangan, bukan hanya pada programnya! Bukan berarti program tidak kita tularkan, tetapi penularan program,sangat riskan, kalau tidak diberikan pondasi yang kokoh. Disamping itu, belum tentu pihak lain mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam melaksanakan program yang sama.
Isi Materi Program:
- Hakekat Manusia.
- Hakekat Berbangsa dan Bernegara.
- Etika Berbangsa dan Bernegara.
- Hakekat dan Konsep Kepemimpinan (leadership).
- Konsep Berbangsa dan Bernegara.
- Konsep dan Rencana Diri.
- Hakekat Hukum dan Keadilan .
- 8. Materi Umum tentang kondisi Ekonomi, Sosial dan politik, dll.
Bentuk :
Pelatihan dan masing-masing membuat Rencana Kerja, 3 hari di inapkan
Suasana dibuat bersahaya (makan nasi bungkus/warteg)
Pendekatannya dengan andragogi, interaktif!
Suasana :
Pembukaan dengan nyanyian Indonesia Raya, di acara sering di nyanyikan lagu-lagu perjuangan.
Manajemen :
Perlu di “menej” pasca pelatihan untuk mengintegrasikan program-program yang mereka buat!
Peserta :
Di cari anak muda yang sedang aktif dalam dunia “aktivis” dan punya bakat aktivis!
Target : Adalah skala nasional!
Panitia/Organizing Comitee :
Penanggung Jawab :
Susunan Panitia/Team Pendukung : FKS Merah Putih Bersatu & Forum Aktivis Bandung, dan organisasi lainnya.
Nara Sumber/Trainer :
- Tokoh-Tokoh Bangsa Yang Mempunyai Integritas dan Bersih.
- Para Aktivis Senior
- Pakar Hukum Tata Negara
- Sejarawan
- Pakar Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Ilmu Ekonomi
- Ahli Pilsafat, Ahli Ilmu Perbandingan Agama
- Tokoh Masyarakat (Adat, Lingkungan Hidup,Pelaku Sejarah dll)
- Para politisi senior yang bersih
- dll
Bandung, 1 September 2009
Pembuat Gagasan
Budi Praptono,Ir.,MM
Ketua FKS MPB & Pendiri (Anggota Badan Musyawarah)Forum Aktivis Bandung
Telp. 022-70058797 Hp. 08122-049898
Filed under: Artikel Opini, Kegiatan


