Bandung- Dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat dan meningkatkan kecerdasan masyarakat melalui pengenalan jati diri serta kompetensi diri, yang disertai ahlak mulia, sejumlah masyarakat Jawa Barat yang tergabung dalam Asosiasi Perpustakaan Desa dan Kelurahan (APDK) Indonesia, Kamis (2/7/09) telah mengukuhkan kepengurusan APDK Jabar Periode Tahun 2008-2013, bertempat di Aula BAPUSIPDA Jabar Jl. Kawaluyaan Kota Bandung.
Acara pengukuhan dilaksanakan oleh Kepala BAPUSIPDA (Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah) Provinsi Jawa Barat, Drs. Dedi Junaedi,MSi, disaksikan Dewan Penasehat APDK Indonesia Ir. Budi Praptono,MM., Kepala Bidang PPPBB BAPUSIPDA Jabar, Dra. Oom Nurrohmah,MSi, dan sejumlah tokoh masyarakat Jawa Barat.
Susunan Pengurus APDK Jabar yang dikukuhkan diantaranya Gubernur Jawa Barat (Pelindung), Kepala BAPUSIPDA Jabar (Pembina), Budi Praptono,Ir.,MM, Drs. Ano Sutrisno ( Dewan Penasehat), Asep Solichin (Ketua), Sumpena (Wakil Ketua I), Dedi J (Wakil Ketua II), Didi (Wakil Ketua III), Asep Rohmandar (Sekretaris I), Nurdin S Drajat ( Sekretaris II) dan Elis Lisnawati (Bendahara).
Kepala BAPUSIPDA Jabar Drs. Dedi Junaedi,MSi, mengatakan bahwa APDK Jabar merupakan mitra kerja BAPUSIPDA Jabar. Dedi sangat mengapresiasi gagasan pembentukan APDK yang merupakan pertama kali di Indonesia dan dimulai oleh Jawa Barat. Dengan adanya kehadiran organisasi ini Dedi berharap masyarakat Jawa Barat dan meningkat budaya bacanya, yang berujung pada meningkatnya IPM Jawa Barat.
Sementara itu Ir. Budi Praptono.,MM,Dewan Penasehat APDK Indonesia, yang juga Dosen Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) Bandung disela-sela pengukuhan mengatakan, bahwa kehadiran APDK dan seluruh elemen Perpustakaan Desa Dan Kelurahan, selain menumbuhkan budaya baca, diharapkan juga dapat meningkatkan visi masyarakat dan pengenalan jati diri bangsa.
“ Tiap-tiap daerah memiliki potensi dan karakter yang berbeda, disinilah peran APDK untuk mengantarkan masyarakat agar menyadari dan percaya diri terhadap jati diri bangsa, selain itu APDK harus mengembangkan potensi diri masyarakat dan potensi daerah dengan semangat kemandirian Buku-buku yang tersedia juga tentunya harus diutamakan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter potensi masyarakat di tiap-tiap daerah” Kata Budi.
“ Membaca saja tidak cukup, kalau tidak dibarengi dengan pengenalan dan pengembangan nilai dan ruh jati diri bangsa yang menjungjung tinggi semangat spiritual Ilahiah (Ketuhanan), semangat kemandirian, kejujuran dan keadilan” Tambah Budi.
Ketua APDK Jabar Asep Solichin mengatakan APDK Jabar dibentuk oleh insan-insan penggerak perpustakaan dan taman bacaan masyarakat (TBM) pada Tahun 2008 lalu. Sampai saat ini menurut Asep telah terdaftar sekitar 529 lebih anggota APDK Jabar, dari 16 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat.
Bandung, 2 Juli 2009
Media Center APDK Jabar
Telp. 022-91310695, 022- Telp. 022-70734991
Email : ndrajat@gmail.com
Filed under: Artikel Opini, Artikel Sahabat, Kegiatan, Seni & Budaya


