Perlu Sebuah Gerakan Sosial Untuk Mengkritisi Dan Memberikan Pemahaman Tentang Hidup Mandiri, Berkeadilan dan Jujur

DPD MPB Kab. Bandung Terbentuk

Bandung- Membengkaknya kesenjangan “Kemiskinan” secara struktural maupun kultural diakibatkan oleh bokbroknya kinerja Pemerintah maupun parlemen, banyaknya Korupsi, Kolusi, Nepotisme dan perilaku masyarakat yang semakin hedon, sehingga distribusi kekayaan negara yang berlimpah tidak pernah sampai dan merata kepada masyarakat kelas bawah adalah tugas berat utama yang harus diselesaikan para pemimpin bangsa saat ini.

Demikian diungkapkan Asep Rohmandar, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Merah Putih Bersatu Kab. Bandung dalam acara silaturahmi dan penyusunan pengurus DPD MPB Kab. Bandung, di Dayeuh Kolot Jum’at (5/8/08) .

Asep menilai, saat ini kekayaan negara berlomba-lomba dikuasai oleh kalangan elit tertentu, pemerintah, aparat birokrat, dan sebagaian orang kalangan menengah keatas saja adalah pemicu utama penyebab utama kesenjangan. Mereka telah jauh dari prinsip-prinsip keadilan. Akibatnya Kaum bawah dan kaum termarjinalkan seperti buruh, sangat miskin dan susah hidupnya.

Mengingat situasi tersebut, Asep Memandang perlunya dibuat sebuah gerakan sosial masyarakat guna
mengkritisi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perlunya hidup mandiri dan berkeadilan disertai kejujuran. Salah satunya adalah bergabung dengan Forum Komunikasi Sosial Masyarakat (FKSM) Merah Putih Bersatu (MPB), dalam menjalankan roda aktivitas sebuah gerakan.

“Kami dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat Bandung Selatan sepakat bergabung dengan FKSM Merah Putih Bersatu (MPB) di bawah pimpinan Ketua Umum MPB Pak Budi Praptono, Alhamdulillah pengurus sudah terbentuk” Kata Asep yang juga Aktivis PGS, dan KNPI Dayeuh Kolot.

“Merah Putih Bersatu adalah Organisasi yang bersifat Forum Komunikasi atau silaturahmi berbagi pemikiran dan kegiatan sosial yang independen, lintas organisasi, suku, agama dan partai. Siapapun bisa bergabung dan bertukar pikiran guna kemajuan bangsa Indonesia” Tambah Asep.

Mengenai agenda MPB Kab. Bandung, dalam waktu dekat Asep mengatakan bahwa dirinya tidak mau muluk-muluk, semua dijalankan berdasar kepada kemampuan.

“Agenda dalam waktu dekat ini kami mendukung Ketua Umum MPB untuk mengadakan sebuah deklarasi bersama masyarakat Jabar, bersama beberapa organisasi di Jawa Barat seperti Forum Aktivis Bandung dll. Insya Allah kami mendukung dan berjalan sesuai kemampuan kami” Jelas Asep.

Pengurus DPD MPB Kab. Bandung yang terbentuk adalah Budi Praptono (Pembina, Ketua Umum MPB), Asep Rohmandar (Ketua DPD), Wawa Wikusna,ST(Sekretaris), Safari Indra, SE (Bendahara), Ari Mulyana ( Koordinator Antar Lembaga), Suryana (Koordinator Bandung Selatan I Dayeh Kolot, Bojong Soang), Jajang Djarot (Koordinator Bandung Selatan II Bale Endah, Ciparay dan Majalaya), Dadang Syariefudin ( Koordinator Bandung Selatan III Banjaran, Pameungpeuk dan Arjasari).

(ND/Opinimasyarakat.com)

Leave a Reply