Lebih Baik Orang Miskin Sabar atau Orang Kaya Bersyukur

Oleh : Budi Praptono

Amat : Ki, ternyata tadi pagi ada acara kuliah subuh di TV, pak Ustad bilang, bahwa bahwa ternyata orang kaya bersyukur itu lebih baik orang miskin bersabar!

Ki Sentul : Ustadnya sapa, namanya?

Amat : Anu,…., aduh lupa Ki, pokoknya pakai profesor gitu!

Ki Sentul : Tapi profesor bener khan!; gini lho Orang miskin sabar dan orang kaya bersyukur itu rumus yang harus dilakukan oleh orang miskin dan orang kaya.

Amat : Maksudnya apa tho, Ki, koq malah bingung, aku!

Ki Sentul : Ya, bingung, wong ngajimu masih pakai utek, tok; ngak pakai qolbu!

Amat : to the point saja, Ki!

Ki Sentul : Gini, Kalau semua kaya kira-kira, jalan nggak!? Atau lebih-lebih kalau semuanya miskin, jalan ngak?! Karena, kaya, miskin itu sudah ketetapan Alloh; yang sederhana saja, kalau semuanya kaya dan sama; bagaimana bisa sodaqoh?

Amat : Ya, kalau saya ya lebih baik kaya bersyukur, Ki!

Ki Sentul : Dasar wong mlarat, ngelihat orang kaya selalu enak!; lha kamu miskin saja tidak sabar; pasti kalau kaya pasti tidak bersyukur!

Amat : Ya, belum tentu, Ki!, khan belum dibuktikan?!

Ki Sentul : Terserah!; pokoknya manusia itu dinilai Tekad, Ucap, dan Lampah semua hanya karena Alloh, asal ini sudah dikerjakan dengan sungguh-sungguh, nilai 100; Selanjutnya, hasil itu yang menentukan Alloh; makanya manusia dinilai dari tawakalnya; yang sesuai dengan harapan bersyukur kepada Alloh dan belum sesuai dengan Sabar dan Sholat.

Amat : Kepanjangan, Ki; Sing penting Kaya bersyukur lebih baik dari pada Miskin bersyabar!

Ki Sentul : Bocah, koq ngeyel; berarti kamu protes ke Gusti Alloh; dikasih miskin saja nggak sabar; apalagi dikasih kaya, ngrusak tatanan!

****

(Opinimasyarakat.com)

3 Responses

  1. nggih leres Ki, tanpa mengesampingkan makna tawakal kalau bisa memilih mending jadi kaya banyak bersyukur dan beramal sekaligus bersabar barangkali itu ujian daripada jadi orang miskin yang hanya bersabar sekali lagi tanpa mengesampingkan makna tawakal, setuju Ki?

  2. saya hanya ingin menambahkan sedikit saja , jika untuk masalah bersyukur dan bersabar tidak hanya melihat status ekonomi saja . dalam menjalani hidup maka manusia lebih baik bersabar ketika diberi ujian dan bersyukur ketika diberi nikmat dan juga menjalaninya dengan ikhlas . orang kaya ataupun miskin sama – sama mendapat ujian dan nikmat , sekarang tinggal bagaimana mereka bersabar dan bagaimana mereka bersyukur .

  3. memang manusia itu orang yang selalu mengeluh jika diberi cobaan dan kadang lupa jika diberi nikmat, maka dari itu menurut saya lebih baik bersabar.. memang benar orang miskin yang sabar lebih baik dari yang kaya disebabkan cobaan yang lebih berat, sedangkan yang kaya sebenarnya juga diberi cobaan bagaimana dia mengolah kekayaannya, bagaimana dia mempertanggungjawabkannya

Leave a Reply