Pokok-Pokok Pikiran Untuk Menyikapi Bangsa

Oleh Budi Praptono

Masalah Bangsa

Diawali oleh prasangka baik, bahwa semua yang terjadi menimpa bangsa ini adalah  ujian, ujian dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Ujian yang harus kita selesaikan. Kalau melihat dan merasakan beratnya beban bangsa ini,  untuk perubahan lebih baik, sepertinya ujian bagi bangsa kita adalah ibarat ujian yang paling tinggi dalam pendidikan formal yaitu “S3”, akibat dari semakin “kronis”nya penyakit-penyakit yang diderita  bangsa kita.

Resiko yang paling berat  dari Ujian adalah  ketidak lulusan, apakah ketidak lulusan adalah otoritas kita sebagai manusia yang diuji? Tentu tidak, urusan lulus atau tidak lulus adalah urusan Tuhan yang menguji manusia. Manusia hanya wajib   berusaha melewati ujian dengan kerja keras dan penuh keyakinan kalau dia akan lulus! Kita dapat membayangkan kalau bangsa kita telah lulus “S3” kita tentu menjadi Negara maju dan menjadi pusat peradaban baru dunia! Bangsa Arab pada zaman Nabi, Amerika Serikat, Eropa  juga  tentu mengalami  ujian seperti kita, sebelum akhirnya menjadi Negara maju dan memimpin perdaban (intelektual)  dunia.

AS menjadi negara adidaya bukan tanpa Read more »

WORLD CLASS UNIVERSITIES (WCU) SEBUAH TANTANGAN DAN PERINGATAN

Tantangan :

Pada dasarnya bahwa perguruan tinggi harus bermutu, yang pada akhirnya diperhitungkan pada tingkat dunia. Sehingga dalam niatan ini, semua pihak tidak ada perbedaan pendapatan, semua pasti setuju, tetapi pada tataran yang lebih operasional dalam merealisasikan hal tersebut, masing-masing perguruan tinggi terjadi variansi-variansi yang pas, yang disesuaikan dengan kekhasannya masing-masing, terlebih kalau kita berbicara perguruan tinggi dalam kaitan dengan tujuan sebuah Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal ini sangat penting untuk kita renungkan bersama, jangan sampai dalam mengembangkan perguruan tinggi mengikuti pola pihak lain yang kelihatannya sangat ideal tetapi belum tentu sesuai dengan tantangan perguruan tinggi tersebut, terlebih Read more »

PETISI MASYARAKAT ANTI KORUPSI JAWA BARAT 1 NOPEMBER 2009

Berikut adalah petisi Masyarakat Anti Korupsi (MAK) Jawa Barat, yang disampaikan pada Hari Minggu 1 Nopember 2009, bertempat di Sekretariat Forum Aktivis Bandung (FAB) Jl. Batik Kumeli No. 3 Bandung, :

Kami, Masyarakat Anti Korupsi Jawa Barat mengingatkan kepada Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan Republik Indonesia untuk tetap setia bekerja atas dasar dan untuk kepercayaan rakyat, serta memastikan semua aparat pemerintahannya melakukan hal yang sama. Sehubungan dengan hal tersebut dan berkenaan dengan kasus Bibit-Chandra kami mendesak agar presiden :

1. Membuktikan pernyataannya untuk menyelamatkan KPK dan kepercayaan rakyat yang telah melekat disana.

2. Memberhentikan untuk selamanya konflik tidak produktif yang terjadi antara KPK dan Kepolisian serta dengan kejaksaan.

3. Menempatkan Proses Hukum Bibit – Chandra dengan mengutamakan penerimaan dan kepercayaan rakyat.

4. Membentuk komite Negara yang terdiri dari orang-orang terpercaya untuk menyelidiki dan menuntaskan terlebih dahulu dengan rekayasa berkenaan dengan kasus Bibit – Chandra dan hanya melanjutkan kasus tersebut berdasarkan kepada hasil pengusutan tersebut.

Tokoh Masyarakat dan Aktivis yang hadir dan menandatangani Petisi Read more »

PROGRAM KADERISASI KEBANGSAAN FORUM KOMUNIKASI SOSIAL MERAH PUTIH BERSATU ( FKS MPB)

Pendahuluan:

Runtuhnya Orde Baru lewat reformasi jilid satu pada tahun 1998 belum merupakan jawaban ‘Revolusi Belum Selesai’ karena pasca reformasi bangsa ini tidak segera berubah ke arah yang lebih baik. Para pemimpin bangsa yang mengemban amanat reformasi masih terlena dengan kebiasaan buruk yang menggerogoti cita-cita bangsa yaitu korupsi, kolusi dan nepotisme. Akankah lahir reformasi jilid kedua? Kalau reformasi jilid kedua lahir, maka seyogiyanya reformasi tersebut sekaligus menjadi jawaban ‘Revolusi Belum Selesai’ yakni reformasi bukan hanya pada tataran bentuk atau syariat tetapi harus lebih mendasar yakni pada tataran hakiki “seperti semangat pada syair lagu kebangsaan Indonesia Raya, bangunlah jiwanya dahulu, baru bangunlah badannya”, sehingga sekarang ini reformasi telah kehilangan nuansa arah, yang terasa sekedar hanya asal beda, terkesan tergopoh-gopoh, sehingga rakyat merasa kebingungan, mudah-mudahan belum sampai pada tahap frustasi atau apatis.

Kehadiran organisasi  para Aktivis , dalam Read more »

STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI DI INDONESIA

Oleh Budi Praptono *)

Pokok-Pokok Pikiran :

1.     Pemerataan pembangunan, dalam rangka menuju masyarakat adil dan makmur, sebagaimana yang diamanahkan dalam UUD ’45;  hal ini bisa dilakukan dengan dua cara, pertama : dari proses yang didesain untuk merata/adil, atau kedua : hasil dari proses tersebut, baru dibuat merata/adil. Langkah kedua, dalam praktik mengalami banyak hambatan dalam memeratakannya; sehingga langkah pertama harus menjadi prioritas.

2.        Berbasis kewilayahan/regional (Daerah Tingkat I/II), sehingga masing-  masing daerah harus mempunyai industri-industri unggulan yang dikembangkan secara konsisten, yang diwujudkan dalam program jangka panjang, menengah dan pendek.

3.      Yang utama adalah Strategi Keunggulan Komparatif yang didukung dengan strategi keunggulan Kompetitif, sehingga dalam arah pengembangannya harus mengadopsi teknologi, agar bisa kompetitif.

Tentu  perlu sarana dan prasarana (stake holder), perlu dikembangkan SDMnya (sehingga kurikulum pendidikan harus dikembangkan berbasis industri yang dikembangkan.

Catatan :

  • lebih pada strategi pendidikan mendukung Industri, bukan Industri yang mengikuti pendidikan.
  • Infrastruktur perlu dikembangkan secara terpadu : Jalan, listrik, air, dll.

4.         Industri yang didukung penuh oleh Pemerintah adalah :

    1. Strategis : Ketahanan Nasional & Daya Saing bangsa, Penanggung jawab adalah Tingkat Nasional (d/h semacam Industri BPIS)
    2. Industri Utama (berbasis Agro dan Hasil Sumber Daya Alam, termasuk di dalamnya adalah sandang, pangan dan papan), pengembangannya tidak sekedar industri primer, tetapi dikembangkan lebih pada industri sekunder (maunafktur/proses)
    3. Industri Penunjang, adalah industri yang dikembangkan untuk mendukung industri strategis  dan industri utama, baik industri manufaktur dan industri  jasa (termasuk pendidikan).

Catatan :

  • Industri-industri lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan hukum yang ada, dibiarkan mengikuti mekanisme pasar
  • Dalam pengembangan yang dilakukan pemerintah juga tidak boleh melanggar prinsip-prinsip kemandirian/profesionalisme

5.       Langkah-langkah Manajemen

    1. Buat Tim Kecil, untuk Read more »

Rektor IT Telkom Ir. Husni Amani,MM.,MSc. Serahkan Bantuan Buku Kepada APDK Jawa Barat

Rektor IT Telkom Ir. Husni Amani,MM.,MSc/Safari Indra APDK Jabar.JPG

Rektor IT Telkom Ir. Husni Amani,MM.,MSc. Serahkan Bantuan Buku Kepada Ketua Asosiasi Perpustakaan Desa /Kelurahan (APDK)  Jawa Barat,As ep Solichin, Rabu (9/9/2009) bertempat di Gedung Rektorat IT TelkomJl. Telekomunikasi Ters. Buah Batu Bandung.
(Safari Indra/APDK Jabar/dari Opinimasyarakat.net)

Suaramerdeka.com: Menumbuhkan Percaya Diri Menuju INP2BD

Logo INP2BD

Inferioritas ini dikarenakan bangsa Indonesia telah kehilangan nilai-nilai luhurnya.

Demikian yang terungkap dalam dalam diskusi dan bedah buku bertema “Menumbuhkan Percaya diri Menuju Indonesia (Nusantara) Menjadi Pemimpin Peradaban Baru Dunia (INP2BD)” karya Budi Praptono di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Jawa Barat Jabar Jl. Soekarno-Hatta 629 Bandung, Sabtu (4/7/09) Hasil kerjasama Asosiasi Perpustakaan Desa dan Kelurahan (APDK) Jawa Barat,Padajaya Publishing dan BAPUSIPDA Jabar.

Hadir sebagai nara sumber dalam acara tersebut yaitu Budi Praptono, Moivator Penggagas INP2BD, sekaligus penulis buku Indonesia (Nusantara) Pemimpin Peradaban Baru Dunia-Membangun Peradaban Bangsa dari Kacamata Cucu Dalang, Agus Hanafi (Ketua DPP Sahaya Yoga Indonesia dan Ketua LSM Kekar Merah Putih, Dipandu Moderator Asep Rohmandar Sekretaris APDK Provinsi Jabar, acara juga dimeriahkan oleh suguhan Musik “Akustik Kebangsaan” Alvabet Band.

Semangat Revolusi Jiwa

Pada kesempatan tersebut, Budi Praptono, mengingatkan Read more »

Budi Praptono Luncurkan INP2BD

Bedah Buku Budi PraptonoBudi Praptono (Kanan) Agus Hanafi (Tengah) dipandu Moderator Rohmandar (Kiri) Dalam diskusi dan Bedah Buku Menumbuhkan Percaya Diri Menuju Indonesia Nusantara Pemimpin Peradaban Baru Dunia (INP2BD), Sabtu 3 Juli 2009 di Gedung Perpustakaan Daerah Jawa Barat Jl. soekarbo-Hatta no. 629 Bandung.

(Media Center APDK Jabar)

Pengurus APDK Indonesia DPD Jawa Barat Dikukuhkan.

Bandung- Dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat dan meningkatkan kecerdasan masyarakat melalui pengenalan jati diri serta kompetensi diri, yang disertai ahlak mulia, sejumlah masyarakat Jawa Barat yang tergabung dalam Asosiasi Perpustakaan Desa dan Kelurahan (APDK) Indonesia, Kamis (2/7/09) telah mengukuhkan kepengurusan APDK Jabar Periode Tahun 2008-2013, bertempat di Aula BAPUSIPDA Jabar Jl. Kawaluyaan Kota Bandung.

Acara pengukuhan dilaksanakan oleh Kepala BAPUSIPDA (Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah) Provinsi Jawa Barat, Drs. Dedi Junaedi,MSi, disaksikan Dewan Penasehat APDK Indonesia Ir. Budi Praptono,MM., Kepala Bidang PPPBB BAPUSIPDA Jabar, Dra. Oom Nurrohmah,MSi, dan sejumlah tokoh masyarakat Jawa Barat.

Susunan Pengurus APDK Jabar yang dikukuhkan diantaranya Gubernur Jawa Barat (Pelindung), Kepala BAPUSIPDA Jabar (Pembina), Budi Praptono,Ir.,MM, Drs. Ano Sutrisno ( Dewan Penasehat), Asep Solichin (Ketua), Sumpena (Wakil Ketua I), Dedi J Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.