PROGRAM KADERISASI KEBANGSAAN FORUM KOMUNIKASI SOSIAL MERAH PUTIH BERSATU ( FKS MPB)

Pendahuluan:

Runtuhnya Orde Baru lewat reformasi jilid satu pada tahun 1998 belum merupakan jawaban ‘Revolusi Belum Selesai’ karena pasca reformasi bangsa ini tidak segera berubah ke arah yang lebih baik. Para pemimpin bangsa yang mengemban amanat reformasi masih terlena dengan kebiasaan buruk yang menggerogoti cita-cita bangsa yaitu korupsi, kolusi dan nepotisme. Akankah lahir reformasi jilid kedua? Kalau reformasi jilid kedua lahir, maka seyogiyanya reformasi tersebut sekaligus menjadi jawaban ‘Revolusi Belum Selesai’ yakni reformasi bukan hanya pada tataran bentuk atau syariat tetapi harus lebih mendasar yakni pada tataran hakiki “seperti semangat pada syair lagu kebangsaan Indonesia Raya, bangunlah jiwanya dahulu, baru bangunlah badannya”, sehingga sekarang ini reformasi telah kehilangan nuansa arah, yang terasa sekedar hanya asal beda, terkesan tergopoh-gopoh, sehingga rakyat merasa kebingungan, mudah-mudahan belum sampai pada tahap frustasi atau apatis.

Kehadiran organisasi  para Aktivis , dalam Read more »

STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI DI INDONESIA

Oleh Budi Praptono *)

Pokok-Pokok Pikiran :

1.     Pemerataan pembangunan, dalam rangka menuju masyarakat adil dan makmur, sebagaimana yang diamanahkan dalam UUD ’45;  hal ini bisa dilakukan dengan dua cara, pertama : dari proses yang didesain untuk merata/adil, atau kedua : hasil dari proses tersebut, baru dibuat merata/adil. Langkah kedua, dalam praktik mengalami banyak hambatan dalam memeratakannya; sehingga langkah pertama harus menjadi prioritas.

2.        Berbasis kewilayahan/regional (Daerah Tingkat I/II), sehingga masing-  masing daerah harus mempunyai industri-industri unggulan yang dikembangkan secara konsisten, yang diwujudkan dalam program jangka panjang, menengah dan pendek.

3.      Yang utama adalah Strategi Keunggulan Komparatif yang didukung dengan strategi keunggulan Kompetitif, sehingga dalam arah pengembangannya harus mengadopsi teknologi, agar bisa kompetitif.

Tentu  perlu sarana dan prasarana (stake holder), perlu dikembangkan SDMnya (sehingga kurikulum pendidikan harus dikembangkan berbasis industri yang dikembangkan.

Catatan :

  • lebih pada strategi pendidikan mendukung Industri, bukan Industri yang mengikuti pendidikan.
  • Infrastruktur perlu dikembangkan secara terpadu : Jalan, listrik, air, dll.

4.         Industri yang didukung penuh oleh Pemerintah adalah :

    1. Strategis : Ketahanan Nasional & Daya Saing bangsa, Penanggung jawab adalah Tingkat Nasional (d/h semacam Industri BPIS)
    2. Industri Utama (berbasis Agro dan Hasil Sumber Daya Alam, termasuk di dalamnya adalah sandang, pangan dan papan), pengembangannya tidak sekedar industri primer, tetapi dikembangkan lebih pada industri sekunder (maunafktur/proses)
    3. Industri Penunjang, adalah industri yang dikembangkan untuk mendukung industri strategis  dan industri utama, baik industri manufaktur dan industri  jasa (termasuk pendidikan).

Catatan :

  • Industri-industri lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan hukum yang ada, dibiarkan mengikuti mekanisme pasar
  • Dalam pengembangan yang dilakukan pemerintah juga tidak boleh melanggar prinsip-prinsip kemandirian/profesionalisme

5.       Langkah-langkah Manajemen

    1. Buat Tim Kecil, untuk Read more »

Rektor IT Telkom Ir. Husni Amani,MM.,MSc. Serahkan Bantuan Buku Kepada APDK Jawa Barat

Rektor IT Telkom Ir. Husni Amani,MM.,MSc/Safari Indra APDK Jabar.JPG

Rektor IT Telkom Ir. Husni Amani,MM.,MSc. Serahkan Bantuan Buku Kepada Ketua Asosiasi Perpustakaan Desa /Kelurahan (APDK)  Jawa Barat,As ep Solichin, Rabu (9/9/2009) bertempat di Gedung Rektorat IT TelkomJl. Telekomunikasi Ters. Buah Batu Bandung.
(Safari Indra/APDK Jabar/dari Opinimasyarakat.net)

Suaramerdeka.com: Menumbuhkan Percaya Diri Menuju INP2BD

Logo INP2BD

Inferioritas ini dikarenakan bangsa Indonesia telah kehilangan nilai-nilai luhurnya.

Demikian yang terungkap dalam dalam diskusi dan bedah buku bertema “Menumbuhkan Percaya diri Menuju Indonesia (Nusantara) Menjadi Pemimpin Peradaban Baru Dunia (INP2BD)” karya Budi Praptono di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Jawa Barat Jabar Jl. Soekarno-Hatta 629 Bandung, Sabtu (4/7/09) Hasil kerjasama Asosiasi Perpustakaan Desa dan Kelurahan (APDK) Jawa Barat,Padajaya Publishing dan BAPUSIPDA Jabar.

Hadir sebagai nara sumber dalam acara tersebut yaitu Budi Praptono, Moivator Penggagas INP2BD, sekaligus penulis buku Indonesia (Nusantara) Pemimpin Peradaban Baru Dunia-Membangun Peradaban Bangsa dari Kacamata Cucu Dalang, Agus Hanafi (Ketua DPP Sahaya Yoga Indonesia dan Ketua LSM Kekar Merah Putih, Dipandu Moderator Asep Rohmandar Sekretaris APDK Provinsi Jabar, acara juga dimeriahkan oleh suguhan Musik “Akustik Kebangsaan” Alvabet Band.

Semangat Revolusi Jiwa

Pada kesempatan tersebut, Budi Praptono, mengingatkan Read more »

Budi Praptono Luncurkan INP2BD

Bedah Buku Budi PraptonoBudi Praptono (Kanan) Agus Hanafi (Tengah) dipandu Moderator Rohmandar (Kiri) Dalam diskusi dan Bedah Buku Menumbuhkan Percaya Diri Menuju Indonesia Nusantara Pemimpin Peradaban Baru Dunia (INP2BD), Sabtu 3 Juli 2009 di Gedung Perpustakaan Daerah Jawa Barat Jl. soekarbo-Hatta no. 629 Bandung.

(Media Center APDK Jabar)

Pengurus APDK Indonesia DPD Jawa Barat Dikukuhkan.

Bandung- Dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat dan meningkatkan kecerdasan masyarakat melalui pengenalan jati diri serta kompetensi diri, yang disertai ahlak mulia, sejumlah masyarakat Jawa Barat yang tergabung dalam Asosiasi Perpustakaan Desa dan Kelurahan (APDK) Indonesia, Kamis (2/7/09) telah mengukuhkan kepengurusan APDK Jabar Periode Tahun 2008-2013, bertempat di Aula BAPUSIPDA Jabar Jl. Kawaluyaan Kota Bandung.

Acara pengukuhan dilaksanakan oleh Kepala BAPUSIPDA (Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah) Provinsi Jawa Barat, Drs. Dedi Junaedi,MSi, disaksikan Dewan Penasehat APDK Indonesia Ir. Budi Praptono,MM., Kepala Bidang PPPBB BAPUSIPDA Jabar, Dra. Oom Nurrohmah,MSi, dan sejumlah tokoh masyarakat Jawa Barat.

Susunan Pengurus APDK Jabar yang dikukuhkan diantaranya Gubernur Jawa Barat (Pelindung), Kepala BAPUSIPDA Jabar (Pembina), Budi Praptono,Ir.,MM, Drs. Ano Sutrisno ( Dewan Penasehat), Asep Solichin (Ketua), Sumpena (Wakil Ketua I), Dedi J Read more »

Diskusi & Bedah Buku di Tobucil & Klabs Bandung

Menyedot Teh di Dalam Botol

“Apapun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro” -tagline iklan Teh Botol-

[diskusinya4.jpg]

Sebuah buku dengan judul yang sangat panjang : (Membangun Peradaban Bangsa dari Kacamata Cucu Dalang ‘Revolusi Belum Selesai’, Indonesia [Nusantara] Pemimpin Peradaban Baru Dunia) didiskusikan di Tobucil. “Sebetulnya judul ini ada kata-kata kuncinya,” ujar Pak Budi Praptono, sang penulis. “Kuncinya ‘Revolusi Belum Selesai’ dan ‘Indonesia Pemimpin Peradaban Dunia’.” Mengacu pada Bung Karno, Pak Budi melihat bahwa kemerdakaan yang terjadi di Indonesia baru sebatas kemerdekaan fisik. “Jiwa (bangsa Indonesia) belum merdeka, kita kan masih inferior,” ungkapnya lagi.

Itu sebabnya melalui buku yang ia tulis, Pak Budi mengajak bangsa Indonesia untuk berani bermimpi menjadi Read more »

coverbukuperadaban

Judul buku : Membangung Peradaban Bangsa dari Kacamata Cucu Dalang (Revolusi Belum Selesai)

Pengarang : Budi Praptono, dkk.

Penerbit : Padajaya Publishing

Harga buku : Rp. 25.000,00

Harga Tobucil : Rp. 22.500,00

Sebuah kegelisahan yang menarik untuk dibaca. Wayang adalah kisah pergumulan peran dalang dengan zamannya. Demikian ketika membaca tulisan Budi Praptono. Sebagai cucu dalang secara genealogis dan genetis tetntu ia paham bagaimana mendorong lahirnya sebanyak mungkin wayang berwatak utama. Tidak peduli apakah ia berwujud satriya, raksasa, brahmana maupun punakawan. Itulah yang diperlukan di masa depan. -Achmad Natsir Budiman, Aktivis Senior Salman ITB- —

–Tobucil.blogspot.com

tobucil & klabs jalan aceh 56 Bandung 40113 t/f. +62 22 4261548
email: tobucil@yahoo.com

Buku tersedia di Tobucil dan Toko-Toko Buku Lainnya..

Menyikapi Kemenangan Partai Nasionalis

Oleh : Budi Praptono

Pemilihan Umum Legislatif 2009  pada tangal 9 April 2009 telah selesai dilaksanakan, menurut hasil perhitungan cepat (quick Count) versi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) sebagaimana dikutip media massa tanah air, Partai Demokrat yang berazaskan Pancasila berhasil mengumpulkan suara sekitar 20,41%. Angka tersebut sekaligus mengukuhkan Partai Demokrat yang mengusung figur Presiden SBY sebagai pemenang dalam Pileg 2009.

Di urutan kedua masih menurut LSI, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraih suara 14,58% partai ini sama-sama partai Nasionalis. Diurutan ketiga Partai Golkar meraih suara 13,98%  partai ini pun sama-sama partai nasionalis  berdasarkan azas pancasila.

Satu-satunya Partai berazaskan Islam yang  Read more »